Jelajahi » Gay » keluarga tiri » kakek tiri » Kakek Tiri Dominan: Paksa Cucuku Menghisap Miliknya

Kakek Tiri Dominan: Paksa Cucuku Menghisap Miliknya

Nafsu Terlarang Kakek Tiri pada Cucunya

Gay · keluarga tiri · kakek tiri

Di sebuah rumah tua yang sepi, kakek tiri yang berotot besar tidak bisa lagi menahan nafsu liarnya pada cucu tirinya. Ia memojokkan pemuda itu di ruang tengah untuk segera memuaskan rasa haus seksualnya yang ekstrem.

Ide fantasi Kakek tiriku masuk ke kamarku malam-malam dengan kontolnya yang sudah tegang keras. Dia tidak bicara banyak, hanya langsung menarik rambutku dan memerintahkanku untuk berlutut di depannya. Aku tahu dia ingin menggunakan mulut dan lubangku malam ini. 'Jangan cuma diam, lakukan tugasmu!' bentaknya. Aku harus menghisap kontol besarnya sampai dia puas dan mengeluarkan sperma di dalam mulutku.

Fantasi

Kakek tiri itu mencengkeram rambut cucu tirinya, memaksa kepala pemuda itu mendekat ke selangkangannya. 'Buka mulutmu lebar-lebar, sialan!' bentaknya sambil mengeluarkan batang kontolnya yang tebal, urat-uratnya menonjol dan berdenyut keras. Pemuda itu hanya bisa gemetar saat lidahnya mulai menjilati ujung kepala kontol kakek tirinya yang sudah basah oleh pre-cum.

Tanpa ampun, kakek itu mendorong kontolnya masuk jauh ke dalam tenggorokan cucu tirinya. Suara erangan tertahan dan suara kecapan basah memenuhi ruangan saat pemuda itu dipaksa melakukan deepthroat yang menyiksa. Kakek itu terus menghujamkan pinggulnya, melakukan thrusting yang kasar hingga pemuda itu hampir tersedak. 'Suck it harder! Hisap seolah hidupmu bergantung padanya!' perintah kakek itu dengan suara berat.

Setelah puas menyiksa mulut cucunya, kakek itu membalikkan tubuh pemuda tersebut hingga menungging di atas meja kayu. Ia mengangkat bokong pemuda itu tinggi-tinggi, memperlihatkan lubang dubur yang berdenyut ketakutan. Kakek itu mengoleskan cairan sperma dari tangannya ke lubang tersebut sebelum menghujamkan kontol besarnya sekali dalam dengan sangat keras. 'Ahhh! Sempit sekali lubangmu, bajingan!' geram kakek itu sambil terus memompa tanpa henti.

Suara benturan kulit paha dan bokong terdengar sangat nyaring saat kakek itu melakukan penetrasi yang brutal dan cepat. Keringat bercucuran dari tubuh mereka yang saling menempel erat. Kakek itu tidak memberikan jeda sedikitpun, setiap hentakan membuat tubuh pemuda itu terdorong ke depan. Ia terus menghujam, merobek kesadaran cucu tirinya dengan kenikmatan yang menyakitkan.

Menjelang klimaks, kakek itu mempercepat temponya secara gila-gilaan. Ia mencengkeram pinggang cucunya dengan sangat kuat hingga meninggalkan bekas kemerahan. 'Aku mau keluar! Aku akan isi lubangmu dengan spermaku!' teriaknya. Dengan satu hentakan terakhir yang sangat dalam, kakek itu mencapai orgasme, menyemburkan cairan putih kental yang panas berkali-kali ke dalam usus cucu tirinya hingga meluap keluar.

Pertanyaan

Apakah cerita ini mengandung unsur non-konsensual?

Cerita ini adalah fantasi erotis yang berfokus pada dinamika dominasi dan ketundukan antara dua pria dewasa.

Siapa karakter utama dalam cerita ini?

Cerita ini melibatkan seorang kakek tiri yang dominan dan seorang cucu tiri laki-laki dewasa.

Fantasi terkait