Jelajahi » Lesbian » bos guru » profesor » Profesor Cantik: Seks Hardcore di Ruang Kerja

Profesor Cantik: Seks Hardcore di Ruang Kerja

Hukuman Seksual dari Profesor Cantik

Lesbian · bos guru · profesor

Di ruang kerja yang sunyi, Profesor Elena memutuskan untuk memberikan pelajaran tambahan yang sangat kotor kepada mahasiswinya. Tidak ada buku, hanya ada dua wanita yang haus akan pemuasan seksual yang kasar dan intens.

Ide fantasi Aku berdiri di depan meja Profesor Elena dengan perasaan bersalah karena tugas yang belum selesai. Dia menatapku tajam melalui kacamata, lalu menutup pintu ruang kerjanya dengan bunyi klik yang pelan. 'Kemari,' perintahnya dengan suara rendah yang membuat perutku mulas. Aku berjalan mendekat, tidak tahu bahwa dia akan menghukum pussy-ku dengan cara yang paling kasar dan nikmat malam ini.

Fantasi

Profesor Elena mendorongmu ke atas meja kayu besar, menyapu semua dokumen hingga jatuh ke lantai. Tangannya yang kuat langsung merobek pakaianmu, mengekspos payudaramu yang tegang. Dia tidak membuang waktu, langsung menjilati putingmu dengan kasar sementara tangannya merogoh ke dalam celanamu untuk menyentuh pussy yang sudah basah. 'Kamu tidak mengerjakan tugasmu, jadi kamu harus menerima hukuman ini,' bisiknya dengan suara serak yang menggoda.

Elena memposisikan tubuhnya di antara kedua kakimu, membelah pussy kamu dengan jari-jarinya yang lincah. Dia mulai memasukkan satu, dua, hingga tiga jarinya sekaligus, menusuk dalam ke dalam lubangmu yang sempit. Kamu mengerang keras saat dia mempercepat gerakannya, menghantam dinding rahimmu dengan ritme yang tak kenal ampun. Suara kecipak cairan vagina yang terkena gesekan jarinya memenuhi ruangan yang sunyi itu.

Tanpa peringatan, Elena melepaskan pakaiannya sendiri, memamerkan payudara besarnya yang kenyal. Dia merangkak di atasmu, menaruh wajahnya di antara paha kamu. Dia mulai mengisap klitorismu dengan lidahnya yang rakus, menyedotnya seolah-olah itu adalah permen paling manis. Kamu melengkungkan punggung saat lidahnya bermain dengan liar, memberikan tekanan yang membuatmu hampir kehilangan kesadaran karena kenikmatan.

Setelah membuatmu hampir mencapai puncak, Elena membalikkan tubuhmu agar kamu merangkak. Dia memposisikan dirinya di belakangmu, menekan dadanya ke punggungmu yang berkeringat. Dia memasukkan jari-jarinya kembali, kali ini dengan gerakan memompa yang sangat cepat dan keras, seolah-olah dia sedang melakukan penetrasi sungguhan. 'Teruslah menjerit, tunjukkan padaku betapa kamu menginginkan ini,' perintahnya sambil terus menghajar pussy kamu.

Kamu tidak bisa menahannya lagi. Tubuhmu gemetar hebat saat orgasm datang menerjang. Pussy kamu berdenyut kencang, mengeluarkan cairan yang semakin membanjiri jari-jari Elena. Dia tidak berhenti, terus memompa hingga kamu benar-benar lemas. Elena kemudian mencium lehermu dengan kasar, meninggalkan bekas merah, menandai kepemilikannya atas dirimu di ruang kerja yang sakral ini.

Pertanyaan

Apakah cerita ini melibatkan pria?

Tidak, ini adalah fantasi lesbian murni antara dua wanita dewasa.

Bagaimana gaya bahasanya?

Cerita menggunakan bahasa eksplisit, vulgar, dan hardcore sesuai permintaan.